You are currently browsing the monthly archive for Maret 2010.
Hari minggu tanggal 14 Maret 2010 bertempat di Lapang GGM Majalengka, Club onthelis Jawa Barat, yang di bawahi Korwil Majalengka mengikuti acara undangan hari ulang tahunnya Club Motor CB Majalengka yang Ke-2 dan dalam acara tersebut salah satu kegiatannya adalah donor darah. Pada kesempatan ini temen-temen onthelis sangat semangat menyumbangkan darahnya,maklum orang onthel kan orangnya sehat-sehat (terbiasa ngonthel rutin). Korwil majalengka tiap minggu dari tiap club sering kumpul bareng ,dan itu adalah salah satu agenda rutin Korwil Majalengka yang di komandani oleh Kang Budi sebagai sarana komunikasi antar club-club yang ada di kabupaten majalengka.
Acara donor darah dari temen-temen onthelis ini disambut baik oleh panitia penyelenggara karena mereka tahu kalau orang-orang onthelis mempunyai solidaritas yang tinggi terutama untuk membantu sesama. Mudah-mudahan acara donor darah ini menjadi salah satu agenda Korwil Majalengka dan KOSTI Pengprov Jawa Barat. (Boed’70).
di edit oleh : Diar Cahdiar
Minggu, tanggal 28 Pebruari 2010 ada yang lain di kota angin Majalengka yaitu grup onthel Persalas yang dikomandani Abah Iwan Cs turun gunung dari Sumedang ke Majalengka tapi nggak pake di onthel (sayang sepeda katanya..)
Acara ini merupakan ajang silaturahim dari Club Onthel Persalas dengan Club-club onthel yang berada di Majalengka namun sayang ketua persalas pak H. Ruswala nggak ikut namun tidak mengurangi rasa hormat ngontel bareng terus berjalan yaitu dari Kadipaten menuju bendungan Rentang yang berjarak ± 15 km.
Semangat ngonthel bareng ini diikuti ± 50 onthel dari club-club yang ada di Majalengka yaitu Sobhek, Pasoma, dan Kujang. Acara yang dikemas secara sederhana ini (alias dadakan) diawali dengan pembacaan kepengurusan KOSTI Jabar yang tertuang dalam SK No. 010/SK-KOSTI/I/01/I/2010 ditetapkan di Jakarta tanggal 29 Januari 2010 yang dibacakan oleh Ketua Korwil Majalengka yaitu Kang Budi Nugraha serta perkenalan dari tiap-tiap club. Acara dilanjutkan dengan makan bersama ala onthel yaitu nasi liwet khas Majalengka. Setelah makan-makan acara ngonthel berlanjut menyusuri pesawahan dan kampong-kampung walaupun terik matahari tidak peduli itung-itung cari onthel yang bisa di boyong kalau dalam pepatah mengatakan sambil ngonthel cari barang he..he..(Boed’70).
Berikut liputannya :



Komentar Terakhir